Rabu, 02 Desember 2015

Mabok dengan cara berdzikir

Duladi : Sekarang saya akan membahas soal dzikir.
Kafir   : Apa itu dzikir, Wak Dul?



Duladi : Dzikir adalah mengucapkan kata-kata Arab yg berasal dari Alquran atau Sunnah ( = ucapan / doa Muhammad) yang terus-menerus (diulang-ulang). Kata-kata yang biasa diucapkan adalah berupa kata-kata pujian untuk Awloh, semisal "Subhanallah" ( = Maha Suci Awloh), "Alhamdulillah" ( = segenap puji bagi Awloh), "Allahu Akbar" ( = Awloh Maha Besar), "la illaaha illallah" ( = tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Awloh), atau hanya sekedar menyebut kata "Awloh, Awloh, Awloh" saja terus-menerus.

Kafir   : Berapa kali kata-kata itu harus diucapkan, wak ?
Duladi : Puluhan dan bahkan hingga ribuan kali.
Kafir   : Untuk apa, wak ?
Duladi : Untuk mengosongkan pikiran dan menyediakan diri dirasuki oleh roh kegelapan. Kita sudah sama-sama tahu bahwa Awloh adalah nama diri dari Iblis.
Ketika anda menyebut-nyebut nama itu terus-menerus dalam hati anda hingga di dalam pikiran anda tidak ada yang lain dan hanya ada nama itu saja, maka roh kegelapan akan merasuki diri anda dan secara otomatis sifat-sifat jahat yang selama ini Islam ajarkan akan menempel ke dalam kalbunya.
Yang berdzikir akan menjadi menjiwai watak nabi dan Awloh yang bengis dan tak waras. Maka ketika ada sekumpulan muslim sedang berdzikir, hati-hatilah anda jangan mengusik mereka, karena bila mereka dibangunkan mereka bisa segera bertindak beringas.
Satu contoh beritanya bisa anda baca disini: http://news.okezone.com/read/2008/09/08/1/143905/redirect

Efek dzikir adalah sama seperti ekstasi. Muslim tidak perlu meminum pil koplo itu, cukup mereka mengulang-ulang terus kata-kata dzikir di dalam hatinya, lama-kelamaan mereka menjadi koplo, kepala geleng-geleng terus, sambil mulut komat-kamit mengucapkan mantera.



Kafir   : Kepala geleng-geleng, wak ? Tanpa musik ? Kalau di diskotik, setahu saya orang-orang menenggak pil ekstasi lalu sambil diiringi musik mereka menjadi koplo, tubuh goyang-goyang terus dan kepala geleng-geleng kayak orang teler.
Duladi : Apakah anda pernah ke diskotik dan minum pil ekstasi ?
Kafir   : Tidak pernah wak, saya hanya tahu itu dari berita-berita saja, kan di TV sering ditayangin wak. Jadi saya tahu orang yang lagi sakauw itu seperti apa.

Duladi : Kalau ke diskotik haram, tetapi kalau menjadi teler lewat dzikir tidaklah haram. Gara-gara terlalu banyak berdzikir otak menjadi malas berpikir, menjadi koplo atau teler, pandangan mata kosong dan mudah tersulut amarah ketika disenggol.
Ini semua adalah akibat dari ritual dzikir, di mana mereka menyediakan diri mereka agar dirasuki oleh Awloh / ruh Muhammad sehingga mereka tidak lagi menjadi pribadi yang positif tetapi menjadi "zombie".
Secara fisik mereka adalah muslim, tapi spirit / jiwa yang menggerakkan tubuh tersebut bukan si muslim, tetapi Awloh / Muhammad.

Kafir   : Saya pernah menyaksikan muslim sewaktu acara tahlil, Pak. Persis seperti yang Bapak katakan, mereka terus mengulang-ulang kata "la ila ha ilaallah" sampai ratusan kali sambil kepala goyang-goyang kayak orang sehabis minum pil koplo. Mulanya mereka melantunkannya dengan ritme yang perlahan selaras dengan perlahannya gelengan kepala mereka. Semakin lama mereka mengucapkannya dengan cepat dan sangat cepat, begitu juga dengan gelengan kepala mereka sehingga tampak seperti orang SAKAU kelas berat .... Ternyata itu adalah dzikir. Oke Pak, terima kasih atas pengetahuannya. Saya harus lebih berhati-hati dengan muslim.

Duladi  : Sudah saya duga, anda (kapir kolopir)akan cepat MEMAHAMI SIFAT IBLIS DALAM AJARAN ISLAM.

akhirul kalam
wabillahi taufiq wal hidayah
wassalamu'alaikum warrahmatullah wabarakatuh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar